Sabtu, 26 September 2026

Syubhat Tajsim dalam memaknai Sifat Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tsabit



Secara bahasa, kata jisim (جِسْم) dalam literatur linguistik Arab merujuk pada bentuk fisik, tubuh, atau sesuatu yang memiliki volume/kepadatan (al-jasad wa al-katsafah).

Berikut penjelasan makna kata jisim menurut tiga ahli linguistik besar beserta tanggal lahir dan wafat mereka:

1. Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi (Penyusun Kitab al-'Ain)

  • Tanggal Hidup: Lahir sekitar tahun 100 H / 718 M — Wafat pada Jumadil Akhir 173 H / 789 M (di Basrah, Irak).
  • Makna Jisim: Al-Farahidi menjelaskan bahwa jisim adalah tubuh atau fisik yang memiliki kepadatan, ketebalan, dan bentuk yang nyata (al-jasad al-muta'asy-syikh atau al-katsif). Menurut beliau, jisim berbeda dari sekadar ruh atau bentuk abstrak karena jisim memiliki keberadaan fisik yang dapat dirasa atau diukur.

2. Ibnu Faris (Penyusun Mu'jam Maqayis al-Lughah)

  • Tanggal Hidup: Lahir pada tahun 329 H / 941 M — Wafat pada Sya'ban 395 H / 1004 M (di Rayy, Persia/Iran).
  • Makna Jisim: Dalam metodologi etimologi Ibnu Faris (yang selalu mengembalikan kata ke akar dasarnya), akar kata jim-sin-mim (ج-س-م) menunjukkan prinsip utama berupa kumpulan (al-tajammu'), ukuran yang besar/tebal (al-'izham), dan ketegasan bentuk. Oleh karena itu, jisim bagi Ibnu Faris adalah setiap entitas atau benda yang memiliki massa, wujud terkumpul, serta bentuk fisik yang utuh dan tebal (kullu syai-in lahu syakhsh wa 'izham).

3. Abu Manshur al-Azhari (Penyusun Tahdhib al-Lughah)

  • Tanggal Hidup: Lahir pada tahun 282 H / 895 M — Wafat pada Rabi'ul Awwal 370 H / 980 M (di Herat, Khorasan).
  • Makna Jisim: Al-Azhari menegaskan bahwa jisim adalah badan atau wujud materi yang tersusun dari bagian-bagian hingga memiliki panjang, lebar, dan kedalaman (ma tahammala al-thul wa al-'ardh wa al-'umq). Beliau membedakan antara jisim (fisik yang utuh/padat) dengan jirim (materi secara umum) atau 'aradh (sifat yang menempel pada benda, seperti warna atau bau).

Ringkasan Perbandingan

TokohKamus UtamaTanggal Hidup (H / M)Penekanan Makna Jisim
Al-FarahidiKitab al-'Ain100 H – 173 H / 718 M – 789 MFisik/tubuh yang padat dan berwujud (al-jasad).
Ibnu FarisMu'jam Maqayis al-Lughah329 H – 395 H / 941 M – 1004 MKumpulan materi yang berukuran besar/tebal (al-tajammu' wa al-'izham).
Al-AzhariTahdhib al-Lughah282 H – 370 H / 895 M – 980 MEntitas bermateri yang memiliki dimensi (panjang, lebar, dan tebal/dalam).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar