الحافظ أبو بكر الخطيب قال: أما الكلام في الصفات فإن ما روي منها في السنن الصحاح مذهب السلف إثباتها وإجراؤها على ظواهرها... فإذا وقلنا: لله يد وسمع وبصر فإنما هي صفات أثبتها الله تعالى لنفسه، ولا نقول إن معنى اليد القدرة ولا إن معنى السمع والبصر العلم ولا نقول إنها جوارح ولا نرتكبها بالأيدي والأسماع والأبصار التي هي جوارح وأدوات للفعل ونقول إنما وجب إثباتها لأن التوقيف ورد بها.
Terjemahan Bahasa Indonesia:
Al-Hafizh Abu Bakr Al-Khathib berkata: "Adapun pembicaraan mengenai sifat-sifat Allah, maka apa yang diriwayatkan dalam kitab-kitab Sunan yang shahih, mazhab Salaf adalah menetapkannya dan membawanya sesuai makna lahiriahnya (zhawahiriha)...
Maka apabila kami katakan: 'Allah memiliki tangan, pendengaran, dan penglihatan', maka sesungguhnya itu adalah sifat-sifat yang telah Allah Ta'ala tetapkan untuk diri-Nya sendiri. Dan kami tidak mengatakan bahwa makna 'tangan' (al-yad) adalah kekuasaan (al-qudrah), tidak pula makna pendengaran dan penglihatan adalah pengetahuan (al-'ilm). Kami juga tidak mengatakan bahwa sifat-sifat tersebut adalah anggota tubuh (jawarih), dan kami tidak menyerupakannya dengan tangan, pendengaran, serta penglihatan manusia yang merupakan anggota tubuh dan alat untuk berbuat. Kami katakan: sesungguhnya wajib menetapkannya karena ada dalil (at-tauqif) yang menetapkannya."
Catatan: Gambar sampul buku di bagian bawah adalah kitab Tadzkirat al-Huffazh karya Al-Imam Syamsuddin Adz-Dzahabi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar